0

Jepang Buat Museum Mie Mangkuk

Pengunjung diperbolehkan membuat mis instan versi mereka sendiri di pabrik Chikin Ramen.

Mie instan dalam mangkok styrofoam atau dikenal dengan nama mie mangkuk telah mengakar dalam hati rakyat Jepang. Sampai-sampai, perusahaan Mie terbesar negara tersebut membuat sebuah museum mie mangkuk untuk memenuhi keinginan para pecinta mie.

Menurut Telegraph, Senin, 5 September 2011, Perusahaan mie Nissin telah menyelesaikan pembangunan museum tersebut di Yokohama, sebelah barat Tokyo. Dalam Museum yang akan dibuka pekan depan ini, para pengunjung akan diperlihatkan perjalanan sejarah mie instan di Jepang.

Pengunjung dapat melacak asal mula mie instan dari yang pertama kali bernama Chikin Ramen, dibuat tahun 1958, hingga menjadi mie mangkuk. Para pengunjung juga dapat melihat perkembangan teknologi pembuatan dan pengemasan mie mangkuk di seluruh dunia sejak pertama kali dibuat.

Terdapat layar besar menampilkan sebuah karakter yang menceritakan kesuksesan dan idealisme pendiri Nissin, Momofuku Ando, dalam menciptakan mie mangkuk. Bagi pengunjung anak-anak, mereka disajikan sebuah permainan interaktif yang mengajak mereka menjadi bagian proses produksi hingga sampai ke toko-toko.

Puncak dari pertunjukkan di museum terletak pada akhir kunjungan. Para pengunjung diperbolehkan membuat mis instan versi mereka sendiri di pabrik Chikin Ramen.

Sejarah Mie Mangkuk

Mie mangkuk sendiri adalah mie setengah matang kering yang dimasak hanya menggunakan air panas dan didiamkan selama tiga menit. Makanan ini adalah penganan paling populer di Jepang selama puluhan tahun.

Mie instan pertama kali ditemukan oleh Momofuku Ando pada 25 Agustus 1958. Produknya yang pertama adalah mie mangkuk dengan rasa ramen ayam. Dalam perkembangannya, Ando berhasil membuat mie mangkuk pada tahun 1971. Sontak, makanan ini menjadi sebuah revolusi dalam makanan ringan.

Nissin menjadi merk terkemuka dalam makanan instan di seluruh dunia. Produknya juga memenuhi selera setempat. Sebut saja, Nissin di Jerman membuat kentang tumbuk instan, di Korea Selatan Kimchi instan dan di Thailand tom yan instan. Nissin bahkan membuat mie untuk dapat dimakan di luar angkasa.

Saat ini, Nissin memiliki 22.000 karyawan di 29 pabrik di 11 negara di seluruh dunia. Keuntungan Nissin per tahunnya mencapai Rp2618 triliun.

• VIVAnews

Filed in: Fakta Keren

Leave a Reply

Submit Comment
© 1430 Fakta Keren. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Proudly designed by Theme Junkie.